Saturday, November 10, 2018

Tersiksa ? Sial..



-Eps 04

Pria kekar itu menginjak kemaluanku dengan kencang.."Aaaaaaarrggghhhh"Teriakku kesakitan.."Hey.. Kamu yang menggoda pacarku di perpustakaan itu kan ?"Seorang lelaki bertanya padaku.."Siapa kau ?"Tanyaku panik.."Masa gak tau sih ?"Si lelaki itu berkata sembari memukul wajahku..(Pasti ini Si preman yang dikatakan Rudy..)Pikirku dalam hati.."Buka talinya.."Si preman sekolah itu menyuruh si pria kekar itu..Setelah tali itu terlepas..Aku memukulnya tepat di rahangnya.. "Aww.. Sakit.."Ledek si preman padaku..tanpa butuh jeda,mereka memukuliku secara bersamaan..Ya,Wahai pembacaku yang baik hati.. Kalian tahu,bahwa memukuli seseorang secara bersamaan itu tidak baik..Wkwkwk~backsound suara gagak sangking garingnya..kalian tahu ? Fisikku yang lemah ini sudah tidak kuat untuk berdiri.. Bahkan meminta pertolongan pun sulit..Saat mereka sudah puas memukuliku,mereka pergi menggunakan motor motor bagusnya..(Sial,bahkan aku belum sempat mendatangi alamat yang orang tuaku tinggalkan untukku.. Dan aku belum sempat melawan lebih..Lelaki macam apa aku ini..)ucap penyesalan di dalam hatiku..Tidak butuh waktu lama,kedua mataku tertutup karena tak kuat menahan rasa sakit..

Tik..Tik..Tik.. Suara hujan(Kayak lagu aja..hehe) ~backsound gagak sangking garingnya.. Aku terbangun karena air hujan yang mengenai wajahku melewati genting yang bocor itu.."Huft..Menyedihkan sekali diriku ini.."Ucapku sembari berdiri mengambil tas ku yang tergeletak di sampingku.. "Terimakasih sudah menyadarkanku.. HUJAN.."Ucapku sembari berjalan keluar untuk pulang..Siang telah berlalu..hujan ini terus membasahi tubuhku.. Sesampainya di rumah.. Aku pergi untuk menjemur pakaian ku dan untuk pergi mandi..saat malam tiba,aku merenungkan apa yang terjadi sebenarnya sembari melihat alamat yang diberikan orangtuaku..Sembari menunggu hujan reda, dan tanpa pikir panjang aku menanyakan pada tetanggaku tentang alamat yang orang tua ku beri.. Hari telah menjadi malam..setelah aku menanyakan tentang alamat itu ternyata ada salah satu tetanggaku yang bersedia mengantarkan ku ke alamat itu.. "Akhirnya ada yang bisa membantuku.." ucapku dalam hati sembari pulang ke rumah..

Kriiiing..Kriiiing..Kriiiing..diriku bangun untuk mematikan alarm ku yang berbunyi.."Pagi ini.. Setelah pulang sekolah.. Aku akan pergi ke alamat ini.."ucapku dalam hati sembari memegang kertas dengan alamat yang ada di lemari sebelah alarm ku..dan diriku pergi ke kamar mandi untuk mandi dan bersiap untuk pergi sekolah..saat aku keluar dari rumah,ternyata senior ku akan pergi ke sekolah.. Ya! Siapa lagi kalo bukan Jessica..Tanpa pikir panjang aku berlari ke arahnya dan mengajaknya untuk pergi berangkat sekolah bersama.."Halo Kak Jessica.. Masih inget ga ? Aku Ivan yang di hukum pas pertama masuk sekolah itu.. Sebelahnya si ingus,maksudnya si Rudy.."Tanyaku sembari tertawa kecil.."Hmmm.. Si Tahik itu ?Hahahahaha.. Oh iya aku ingat.."Candanya sembari tertawa..(Ya ampun.. Cewek cantik kalo ketawa lucu juga ya.. Bikin dag dig dug aja nih.. Hhe..) ucapku dalam hati sembari tersenyum sendiri..dan seperti biasa,aku tidak sadar tentang yang terjadi..dan senior pun pergi.. Ah,jadi ga bisa berangkat bareng nih..tapi ah,yang lalu biarlah berlalu..tanpa pikir panjang aku lari ke tempat biasa aku naik transportasi..Dan seperti biasa,aku tidak sadar dan tiba tiba aku ada di gerbang sekolah..jujur saja,hal ini cukup menggangguku..

Kriiiing..Kriiiing.. Bel masuk sekolah berbunyi,"Yoo.. Hmpss ahh (Suara ngisep ingus..)" ya itu adalah si Rudy.."Eh.. Apaan nih ? Semangat banget.."jawabku pada Rudy"Iya dong.. Hmpss ahh (suara ngisep ingus) pasti semangat kan sekarang.."belum sempat si Rudy membereskan ucapannya.. "Wik Wik Wik Wik Wik Wik.." si Penjaga pintu ber ulah.. Ya,itu Rian.."Ada guruu.." sambung kalimat si Rian.."Wkwkwkwkwk alarm coy ? " ledek si Roby.. "Entah.. Yang nulis cerita ini kan bukan aku.. Jadi alarm nya terserah yang nulis aja.."Balas Rian..(Enggak deng.. Becanda..) ~backsound gagak sangking garing nya.. "Bukan alarm.."Jawab Rian dengan cueknya.."Selamat pagi.."Si Guru memulai pelajaran.. Dan begitulah aku ga sadar soal pembelajaran.. Dan itu sampai sepulang sekolah.. Saat aku pulang sekolah, aku pergi ke alamat yang orang tuaku beri.. Dan anehnya,Saat perjalanan aku dalam keadaan sadar..(biasanyakan gak sadar..)Tanpa pikir pusing,aku pergi untuk mengetuk pintu seseorang yang bernama RIO itu..

Tok..Tok..Tok.. Dan saat setelah mengetuk pintu..


Tunggu lanjutannya.. Serius!

No comments: