Saturday, December 1, 2018

100 Buronan


-Eps 05


Setelah mengetuk pintu .. Aku menanyakan "Ini dengan Rio ? Selamat.. Anda mendapatkan 2 jt rupiah.." gak deng becanda..~backsound suara Rudy (Hmpss ahh) maksudnya suara gagak.. "Dengan Rio ?" tanyaku serius..tanpa menjawab apapun aku di tarik masuk.."Siapa ?" tanyanya singkat.. "Ivan.. Aku disuruh oleh orang tuaku datang ke tempat ini untuk mencari tau tentang kepribadianku.." jawabku..Suasana di dalam rumah itu Hening..dan si Rio pun berjalan untuk mengambil salah satu benda yang ada di lemarinya.. Dan kalian para pembaca yang baik hati,apakah tau benda apa itu ? Ya! Itu Kapak.."Mari lewat sini.."Dia berkata sembari menunjukan jalan pada salah satu ruangan nya..
Telah sampainya aku di ruangan tersebut,Dan.. Ruangan itu Penuh denganPenjahat Jalanan mungkin bisa disebut Buronan..,entah ada berapa,mungkin ada 100 orang.."Nah,inilah saatnya.."Dia mengakatan kalimat itu sembari memukul pundakku..Dan saat itu pula aku kehilangan kesadaranku..Dan saat aku terbangun..
"Arrghhh,Apa ini semua ? Apa yang terjadi ? Tolonggg..!!" Teriakku panik karena..Ruangan itu menjadi tempatnya mayat yang baru mati dan banyaknya darah darah.. Bahkan di tubuhku.. Tetapi anehnya hanya si Rio tertawa terbahak bahak melihat diriku penuh darah.. "Good Job..Hahahaha.."Teriaknya di luar ruangan yang dilapisi kaca tebal..tanpa pikir panjang,aku berlari kearahnya dan bertanya.."Ada apa ini !!?"..
"Kemari .."Ucapnya sembari mengajak ku ke luar ruangan.."Lihat ini.."Ucapnya sembari memberikan Video CCTV tentang apa yang terjadi pada diriku..
"Woi.. Sini !!"Teriak diriku pada salah satu Buronan yang ada di dalam ruangan..dan aku melemparkan kapak ku ke arah wajahnya..dan darahnya keluar tak berhenti,Sementara itu Yang lain panik,"Ku beri kalian semua 3menit untuk melarikan diri dari sini..Jadi MENANGIS LAH DAN BERLARI !!"Teriakku..Tetapi ada pemimpin Buronan itu dan berteriak.."STOP..Jumlah kita lebih banyak daripada dia.. Kita gak mungkin kalah oleh anak SMA itu..Ayoo serbu.."dan semua para buronan itu menyerbu diriku.. "Hahahahaha.. Bagus,Ayo kemari.."Aku ber lari ke arah mereka dan menebas kepala kepala mereka dengan kapak ku.. "Hahaha.. Cuma segini kemampuan kalian..?"tanyaku sembari tertawa..Setengah dari semua buronan itu menjadi ragu untuk menyerangku.. 20menit telah berlalu.. Dan buronan itu tersisa ±30 orang lagi.. "Huft.. Capek nih.. Gak ada perlawanan,Lawan aku sekuat tenaga dong..Aku masih bisa membunuh kalian semua nih..Hahaha.." Gertak ku kepada semua Buronan itu..Tetapi seorang pria maju ke arahku sembari menundukan kepalanya.."Hei Hei.. Kenapa ? Hilang semangat ? Kalo gini Nafsu membunuhku berkurang.. DASAR PAYAH..!!" Ucapku pada pria tersebut.. "Izinkan aku hidup.. Aku mohon,aku akan memberikan apapun.." Balasnya padaku.. "Hmmm.. Semuanya ? Okelah,Berdiri.." aku mengasihani pria itu.. Hahaha.. Tapi becanda,Aku menusukan tanganku dan mengambil kedua bola mata pria itu..pria itu berteriak kesakitan,dia memukul membabi buta karena kedua matanya sudah terpisah dari wajahnya.. "Hahahaha.. Pukul terus,ayoo pukul.. Aku disini, hey aku disini.. Hahahaha.." ucapku sembari menghindar kesana kemari mempermainkan pria itu seperti anak kecil.. "Tolooong.. Aku menyerah.. Bunuh saja aku.."Pria itu terdiam dan menundukan kepalanya.. "Baiklah.." ucapku,tanpa pikir panjang.. Aku mengangkat kapak ku dan memenggal kepala pria tersebut.. Semua buronan itu mati langkah,Ya ! Kalau buang buang waktu mayat mayat yang lain akan mengeluarkan bau busuk.. Kenapa tidak aku bunuh semua saja sekalian ? Pikir ku dalam hati.. "Satu.." hitung ku sembari berlari ke arah rombongan buronan itu untuk memenggal kepala mereka..dan satu per satu mereka kehilangan kepala nya.. "Dua.." lanjutku berhitung sembari memenggal kepala mereka..dan mungkin selama 3mnt aku memenggal semua kepala buronan itu.. Kecuali satu orang..ya,itu adalah pemimpin mereka..Mungkin kalau aku menyiksanya di akhir akan menyenangkan.. Pikirku sembari melemparkan kapan ke arah lengan kanannya hingga putus.. "Arrghhh.. Tolong!!" teriaknya sembari menangis.. "Ya ampun,jangan menangis dong malu sama umurmu.. Hahaha.. Dan,jangan pikir kalau aku hanya bisa membunuh menggunakan kapak.."ucapku padanya..si buronam itu berusaha berlari dan menjauh dariku,tetapi dia tidak bisa.. Ya! Setiap dia lari kakinya terpeleset karena ada darah di sekelilingnya.."Bagus.. Larilah.. Ayo berlarilah.."teriakku padanya..tanpa pikir panjang,aku berjalan ke arahnya sembari melempari si buronan itu memakai kepala kepala orang yang sudah ku penggal.. Dan..


Tunggu Lanjutannya..
Dan Follow Wattpad ku .. @HaikhalIDONG

No comments: